Macam Macam Sandi

Macam-Macam Sandi
Sandi adalah sebuah kata dalam bahasa sansekerta yang kira-kira artinya adalah rahasia;menyembunyikan. Dalam kamus besar bahasa Indonesia kata persandian yang berasal dari kata dasar sandi adalah rahasia atau kode; definisi sinonimnya dalam bahasa Inggris cryptography, yang berarti pengetahuan, studi, atau seni tentang tulisan rahasia. Berikut ini merupakan sandi-sandi yang saya ketahui:

  1. Sandi Morse 
  2. Sandi Semaphore
  3. Sandi Rumput
  4. Sandi Abjad
  5. Sandi Angka
  6. Sandi Balik
  7. Sandi Lingkaran
  8. Sandi Jam
  9. Sandi Kompas
  10. Sandi Gambar
  11. Sandi tanggal
  12. Sandi Baca 1
  13. Sandi Kembang
  14. Sandi Kimia
  15. Sandi Sisipan
  16. Sandi Datar
  17. Sandi Ular
  18. Sandi Barang
  19. Sandi Cina
Untuk penjelasan dari macam macam sandi diatas silahkan Klik nama sandinya
Read more

Bagi Bagi Takjil 2013

Assalamualaikum Wr Wb, Salam pramuka...

Saya kali ini akan membahas tentang kegiatan tahunan Semeru scout atau Pramuka Smp Negeri 1 waru. Salah satunya adalah Bagi Bagi Takjil atau biasa kami sebut BBT. Acara ini diselenggarakan setiap tahun tepatnya di bulan yang suci bagi umat islam yaitu bulan Ramadhan. Bagi Bagi Takjil ini sudah dimulai sejak beberapa tahun yang lalu dan sudah menjadi kegiatan tahunan. dana dari bagi bagi takjil ini didapat dari sumbangan Kakak kakak alumnus dan Mulung. Kami mengumpulkan barang bekas seperti Botol, Koran, Kardus dan lain lain lalu menjualnya, uang hasil mulung itu lalu kami gunakan untuk membeli takjil dan dibagikan kepada para pengguna jalan disekitar Smp Negeri 1 waru. Ini adalah beberapa foto dari kegiatan bagi bagi takjil tahun 2013
ini adalah proses pengemasan BBT
Ini saat kami mau pergi ke jalan raya untuk membagikan takjil
Ini kami saat membagikan takjil. 


Mungkin sekian posting saya kali ini.. selamat bbertemu di posting selanjutnya Bye , Salam Pramuka !!



Read more

Latihan Senam Pramuka


 Assalamalaikum, Salam Pramuka... Hai para pembaca saya kali ini akan memposting tentang latihan pramuka tanngal 3 oktober 2014
Latihan kali ini hanya berisi materi Senam dan Gametetapi justru ini yang disukai oleh adek2 kls 7. terlihat mereka sangan menikmati materi jum'at itu ini adalah foto foto saat latihan hari itu











Mungkin Sekian Posting saya  ini nantikan posting2 selanjutnya.. Salam Pramuka
Read more

Pramuka Siaga

Pramuka SIAGA
                Siaga adalah sebutan bagi yang berumur 7-10 tahun. Disebut Pramuka Siaga karena sesuai dengan kiasan pada masa perjuangan bangsa indonesa, yaitu ketika rakyat indonesia mensiagakan dirinya untuk mencapai kemerdekaannya yang ditandai dengan berdirinya “Boedi Oetomo” pada tahun1908
Kode kehormatan
Kode kehormatan bagi Pramuka Siaga ada dua:
1.       Dwi Satya (Janji Pramuka Siaga)
2.       Dwi Darma (Ketentuan Moral Pamuka Siaga)
Dwi Satya
Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh-sungguh:
        Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menurut aturan keluarga
        Setiap hari berbuat kebaikan
Dwi Darma
1.       Siaga berbakti kepada ayah dan ibundanya
2.       Siaga berani dan tidak putus asa
Keterangan ringkas :
§  Warna dasar golongan Pramuka Siaga adalah hijau (lambang kesuburan)
§  Satuan-satuan terkecil dalam Pramuka Siaga berjumlah antara 5-10 orang disebut barung dan satuan-satuan dari beberapa barung berjumlah paling banyak 40 orang disebut Perindukan
§  Pemimpin Barung dipilih oleh anggota Barung sendiri. Masing masing pemimpin barung ini akan memilih satu orang dari mereka yang akan menjadi pemimpin barung utama yang disebut sulung
§  Bentuk upacara siaga adalah bentuk melingkar/lingkaran
§  Dalam pramuka siaga ada 3 tingkat : mula, Bantu dan Tata
§  Hubungan antara pembina dan peserta didiknya merupakan hubungan antara orang tua dan anaknya
§  Kegiatan siaga lebih banyak dialokasikan untuk bersifat menyenangkan namun mendidik
Setiap anggota barung yang telah menyelesaikan SKU (Syarat Kecakapan Umum) berhak mendapat TKU ( Tanda Kecakapan Umum) sesuai tingkatannya yang dikenakan pada lengan baju sebelah kiri dibawah tanda Barung berwarna dasar Hijau.
                TKU untuk siaga berbentuk sebuah janur atau disebut Mancung yakni bunga pohon kelapa yang baru tumbuh
Read more

Sejarah pramuka indonesia

Sejarah Kepramukaan Indonesia


A. Pendahuluan
                Pendidikan Kepramukaan di Indonesia merupakan salah satu segi pendidikan nasional yang penting, yang merupakan bagian dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Untuk itu perlu diketahui sejarah perkembangan Kepramukaan di Indonesia.
B. Sejarah Singkat Gerakan Pramuka
                Gagasan Boden Powell yang cemerlang dan menarik itu akhirnya menyebar ke berbagai negara termasuk Netherland atau Belanda dengan nama Padvinder. Oleh orang Belanda gagasan itu dibawa keIndonesia dan didirikan organisasi oleh orang Belanda di Indonesia dengan nama NIPV (Nederland Indische Padvinders Vereeniging = Persatuan Pandu-Pandu Hindia Belanda).
                Oleh pemimpin-pemimpin gerakan nasional dibentuk organisasi kepanduan yang bertujuan membentuk manusia Indonesia yang baik dan menjadi kader pergerakan nasional. Sehingga muncul bermacam-macam organisasi kepanduan antara lain JPO (Javaanse Padvinders Organizatie) JJP (Jong Java Padvindery), NATIPIJ (Nationale Islamitsche Padvindery), SIAP (Sarekat Islam Afdeling Padvindery), HW (Hisbul Wathon).
                Dengan adanya larangan pemerintah Hindia Belanda menggunakan istilah Padvindery maka K.H. Agus Salim menggunakan nama Pandu atau Kepanduan.
                Dengan meningkatnya kesadaran nasional setelah Sumpah Pemuda, maka pada tahun 1930 organisasi kepanduan seperti IPO, PK (Pandu Kesultanan), PPS (Pandu Pemuda Sumatra) bergabung menjadi KBI (Kepanduan Bangsa Indonesia). Kemudian tahun 1931 terbentuklah PAPI (Persatuan Antar Pandu Indonesia) yang berubah menjadi BPPKI (Badan Pusat Persaudaraan Kepanduan Indonesia) pada tahun 1938.
                Pada waktu pendudukan Jepang Kepanduan di Indonesia dilarang sehingga tokoh Pandu banyak yang masuk Keibondan, Seinendan dan PETA.
                Setelah tokoh proklamasi kemerdekaan dibentuklah Pandu Rakyat Indonesia pada tanggal 28 Desember 1945 di Sala sebagai satu-satunya organisasi kepanduan.
                Sekitar tahun 1961 kepanduan Indonesia terpecah menjadi 100 organisasi kepanduan yang terhimpun dalam 3 federasi organisasi yaitu IPINDO (Ikatan Pandu Indonesia) berdiri 13 September 1951, POPPINDO (Persatuan Pandu Puteri Indonesia) tahun 1954 dan PKPI (Persatuan Kepanduan Puteri Indonesia)
Menyadari kelemahan yang ada maka ketiga federasi melebur menjadi satu dengan nama PERKINDO (Persatuan Kepanduan Indonesia).
                Karena masih adanya rasa golongan yang tinggi membuat Perkindo masih lemah. Kelemahan gerakan kepanduan Indonesia akan dipergunakan oleh pihak komunis agar menjadi gerakan Pioner Muda seperti yang terdapat di negara komunis. Akan tetapi kekuatan Pancasila dalam Perkindo menentangnya dan dengan bantuan perdana Menteri Ir. Juanda maka perjuangan menghasilkan Keppres No. 238 tahun 1961 tentang Gerakan Pramuka yang pada tanggal 20 Mei 1961 ditandatangani oleh Pjs Presiden RI Ir Juanda karena Presiden Soekarno sedang berkunjung ke Jepang.
                Di dalam Keppres ini gerakan pramuka oleh pemerintah ditetapkan sebagai satu-satunya badan di wilayah Indonesia yang diperkenankan menyelenggarakan pendidikan kepramukaan, sehingga organisasi lain yang menyerupai dan sama sifatnya dengan gerakan pramuka dilarang keberadaannya.
C. Perkembangan Gerakan Pramuka
                Ketentuan dalam Anggaran Dasar gerakan pramuka tentang prinsip-prinsip dasar metodik pendidikan kepramukaan yang pelaksanaannya seperti tersebut di atas ternyata banyak membawa perubahan sehingga pramuka mampu mengembangkan kegiatannya. Gerakan pramuka ternyata lebih kuat organisasinya dan cepat berkembang dari kota ke desa.
                Kemajuan Gerakan Pramuka akibat dari sistem Majelis Pembimbing yang dijalankan di tiap tingkat, dari tingkat Nasional sampai tingkat Gugus Depan. Mengingat kira-kira 80 % penduduk Indonesia tinggal di pedesaan dan 75 % adalah petani maka tahun 1961 Kwarnas Gerakan Pramuka menganjurkan supaya para pramuka mengadakan kegiatan di bidang pembangunan desa. Pelaksanaan anjuran ini terutama di Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur dan Jawa Barat menarik perhatian Pimpinan Masyarakat. Maka tahun 1966 Menteri Pertanian dan Ketua Kwartir Nasional mengeluarkan instruksi bersama pembentukan Satuan Karya Taruna Bumi. Kemudian diikuti munculnya saka Bhayangkara, Dirgantara dan Bahari. Untuk menghadapi problema sosial yang muncul maka pada tahun 1970 menteri Transmigrasi dan Koperasi bersama dengan Ka Kwarnas mengeluarkan instruksi bersama tentang partisipasi gerakan pramuka di dalam penyelenggaraan transmigrasi dan koperasi. Kemudian perkembangan gerakan pramuka dilanjutkan dengan berbagai kerjasama untuk peningkatan kegiatan dan pembangunan bangsa dengan berbagai instansi terkait.      
Read more

sejarah pramuka dunia

Kepanduan dunia berawal dari pemikiran seorang pemuda Inggris yang merangkum atau menulis pengalamannya saat bertugas di Afrika dan India. Pemuda tersebut adalah Lord Baden Powell of Giwell yang nama lengkapnya adalah Robert Stephenson Smyth Baden Powell namun lebih dikenal dengan Baden Powell saja.
                Baden Powell lahir pada tanggal 22 Februari 1857 di London, ayahnya seorang Profesor Geometry di Universitas Oxfort, bernama Domine Baden Powell yang meninggal ketika Stephenson masih kecil. Baden Powell bergabung dengan pasukan Hussars ke 13 di India pada tahun 1876, kemudian dari tahun 1888 – 1895  Baden Powell sukses bertugas di India, Afganistan, Zulu, dan Ashanti. Semasa perang Boer Baden powell bertugas sebagai staff dari pasukan Kerajaan Inggris  (1896 – 1897), menjadi kolonel pasukan berkuda di Afrika Selatan (Pengalaman terkepung oleh bangsa Boer di Kota Mafeking, Afsel selama 127 hari kekurangan makanan), kemudian mengalahkan bangsa Zulu di Afrika dan mengambil kalung manik kayu milik raja Dinizulu.
            Pengalamannya tersebut ia tulis menjadi sebuah buku dengan judul “ AIDS TO SCOUTING “ yang sebenarnya untuk memberi petunjuk kepada tentara Inggris agar dapat melakukan tugas penyelidik dengan baik. Buku  tersebut memuat cara menjelajahi hutan, diperlukan kecakapan tertentu, baik diperoleh dari alam ataupun tokoh masyarakat yang dilalui, seperti mengenali jejak perjalanan yang baru dilewati untuk keluar dari rimbunnya hutan, mengenali buah-buahan yang dapat dimakan, air yang boleh diminum, mengetahui arah mata angin tanpa melihat arah matahari karena rimbunnya hutan dan sebagainya.
            Untuk menguji kebenaran isi buku itu, 21 orang pemuda yang menamakan kelompok Boys Brigade mengundang Baden Powell bersama-sama membuktikannya mengadakan perkemahan di Pulau Brownsea (Brownsea Island) pada tanggal 25 Juli 1907  selama 8 hari peserta perkemahan melakukan pengembaraan  menerapkan isi buku Aids for Scouting  bersama Baden Powell. Pengalaman dalam perkemahan  tersebut dicatat setiap hari, pada akhir perkemahan catatan tersebut dikumpulkan menjadi satu oleh Baden Powell dijadikanlah sebuah buku denan judul “SCOUTING FOR BOYS “ yang diterbitkan than 1908. Kelompok anak muda yang melakukan perkemahan di Brownsea tersebut mengubah nama kelompoknya dari Boys Brigade menjadi BOY SCOUT  dan menjadikanScouting For Boys sebagai buku  panduannya. Kemudian ajaran Baden Powell ini berkembang dan berdirilah organisasi kepanduan-kepanduan (yang semua hanya untuk anak laki-laki berusia penggalang) yang disebutBoys Scout. Kemudian  disusul berdirinya organisasi kepanduan putri yang diberi nama GIRL GUIDES, atas bantuan Agnes adik perempuan Baden Powell dan diteruskan oleh Ny. Baden Powell dengan buku panduan HANDBOOK GIRL GUIDESS (dikerjakan sama-sama dengan Agnes Baden Powell tahun 1912), GIRL GUIDES (1918).
            Baden Powell kembali ke Inggris tahun 1908 menjadi Letnan Jendral dianugrahi Ksatria tahun 1909, Pada tahun 1910 Baden Powell minta pensiun dari tentara dengan pangkat terakhir Letjend. Ia menikah dengan Olave st.Clair Soames pada tahun 1912 dan dianugrahi tiga orang  anak (Peter, Heather, Betty)
            Pada tahun 1912 berdiri pandu usia siaga yang disebut CUB (anak srigala) dengan buku Jungle Book berisi cerita tentang Mongli anak didikan rimba (anak yang dipelihara oleh Srigala) karangan Rudyard Kliping sebagai cerita pembungkus kegiatan Cub ini. Kemudian tahun1918 Baden powell membentuk Rover Scout (Pramuka usia Penengak) untuk menampung mereka yang sudah lewat usia 17 tahun tetapi masih sering giat di bidang kepanduan, dengan buku panduan ROVERING TO SUCCES (Mengembara Menuju Kebahagiaan) yang telah diterbitkan tahun 1912.
            Pada tahun 1920 para pandu sedunia berkumpul di Olimpia, London, Inggris dalam acara Jambore Dunia yang pertama. Ketika hari terakhir kegiatan jambore tanggal 6 Agustus 1920 Baden Powell diangkat sebagai Chief Scout of The World atau Bapak Pandu Sedunia. Sejak Tahun 1920 itu dibentuklah Dewan Internasional dengan 9 orang anggota dan Biro Sekretariatnya berada di London Inggris.
            Pada tahun 1929 Baden Powell mendapat gelar kehormatan ” Lord ” hingga namanya menjadi Lord Baden Powell of Gilwell dengan julukan Baron, gelar tersebut diberikan oleh Raja George V. Setelah berkeliling dunia termasuk berkunjung ke Batavia (Sekarang : Jakarta, Indonesia) tanggal 3 Desember 1934, sepulang meninjau Jambore di Australia. Baden Powell  beserta istrinya menghabiskan waktu tinggal di Inggris (sekitar tahun 1935-1938). Kemudian ia kembali ke Afrika tanah yang amat dicintainya, masa tuanya di Nyeri, Kenya. Beliau wafat tanggal 8 Januari 1941 dan diantar diatas kereta yang ditarik oleh para pandu yang sangat mencintainya ke tempat peristirahatan terakhir.
            Pada ahun 1958 Biro Kepanduan Sedunia (Putra) dipindahkan dari London ke Ottawa, Kanada. Pada tanggal 1 Mei 1968 dipindahkan lagi ke Geneva, Swiss (baca: Jenewa Swiss). Biro Kepanduan Dunia (Putra) hanya mempunyai 40 orang staf yangada di Geneva dan 5 kantor kawasan yakni : Costa Rica, Mesir, Philipina, Swiss dan Nigeria.
            Biro Kepanduan Dunia (Putri) sampai dengan sekarang tetap berada di London dan mempunyai 5 kawasan yakni : Eropa. Asia Pasifik, Arab, Afrika, Amerika Latin.

Read more

Lord Baden Powell

" Lord Baden Powell of Gilwell" dilahirkan di london, ingris pada tanggal 22 februari 1857. Nama lengkapnya adalah "Robert Stephenson Smyth Baden Powell". Tetapi para pandu biasanya memanggilnya "Baden Powell". Nama kecil Baden Powell adalah "Ste, Stephe atau Stephenson" (tapi paling sering dipanggil dengan nama Steevie). Dan baru dipanggil dengan nama Robert atau Sir Robert setelah mendapat gelar Ksatria dari Kerajaan Inggris.
Di usia 3 tahun Baden Powell menjadi anak yatim. Dengan dukungan ibundanya (Ny. Henrietta Grace Smyth) Badel Powell muda dituntut untuk dapat hidup mandiri. Melalui perjalanan panjang dengan himpitan kesulitan pada tahun 1870 Ny. Hentrietta GS, memasukkan Baden Powell ke "Charterhouse School".
Berkat kepandaiannya Baden Powell mendapat beasiswa. Disamping tekun belajar Baden Powell juga mengikuti berbagai kegiatan seperti Marching Band, olahraga menembak, Teater, Melukis &  Bola.
          Baden Powell menamatkan sekolah di usia 19 tahun. Dengan bantuan pamannya (Kolonel Henry Smyth), ia masuk pendidikan akademi militer, setelah lulus ia pun ditugaskan ke negara India, dengan pangkat pembantu letnan
          Pengalaman Baden Powell di ketentaraan inilah yang kelak mempengaruhi berdirinya gerakan kepanduan di Inggris. Baden Powell juga terkenal sebagai sosok yang pandai bergaul, tugasnya sempat berpindah pindah, dari satu kota ke kota lain bahkan dari satu negara ke negara lain, terakhirnya bertugas di Mafeking, sebuah kota didaerah pedalaman “Afrika Selatan” . kota inilah yang membuat nama Baden Powell menjadi terkenal dan dianggaap pahlawan,oleh karena jasanya dalam memimpin pertahanan kota Mafeking terhadap pengepungan bangsa “boer” selama kurang lebih 217 hari (13-10-1899 sampai 18-05-1900).
          Karena jasa-jasa tersebut pangkat Baden Powell dinaikkan menjadi Mayor Jendral. Selama bertugas di Afrika, Baden Powell banyak melakukan petualangan dan karena keberaniannya Baden Powell mendapat julukan dari “suku-suku primitive” di Afrika sebagai “IMPESSA” yang berarti “Srigala yang tidak pernah tidur”.
          Pada tahun 1901,  Baden Powell kembali ke inggris dan disambut besar-besaran sebagai salah satu pahlawan. Kemudian sempat pula menulis pengalaman-pengalaman nya dalam buku Aids to Scouting.
          Pada tahun 1907 Baden Powell mendapatkan undangan dari perkumpulan Boys Brigade untuk mengisahkan pengalaman-pengalamannya selama di Afrika khususnya selama di dinas ketentaraan umumnya.
          Sedangkan pada tahun 1908 Baden Powell menulis buku yang sangat spektakuler yang berjudul Scouting For Boys.
Dari isi buku tersebut berdampak positif terhadap perkembangan kepanduan. Buku ini menyebar ke seluruh daratan Eropa. Pada tahun 1810, Baden Powell meletakkan jabatannya di dinas ketentaraan dengan pangakt terakhir Letnan Jendral.
Semenjak itu Baden Powell berkonsentrasi penuh untuk mengembangkan kepanduan ke penjuru dunia. Pada tahun 1912, Baden Powell mengadakan perjalanan keliling dunia untuk menemui para pandu di berbagai negara.
Baden Powell menikah dengan “Olve St. Claiir Soames” (lebih dikenal dengan nama Lady Baden Powell) pada tahun 1912 dikaruniai tiga orang anak : Peter, Heather dan Betty.
Pada tahun 1920, para pandu sedunia berkumpul di olimpia, london inggris dalam acara Jambore Dunia yang pertama. Pada hari terakhir kegiatan jambore tersebut, tanggal 6 agustus 1920, Baden Powell diangkat sebagai “Chief Scouth Of The World” atau “ Bapak Pandu Sedunia”. Baden Powell juga dianugrahi gelar “ Lord Baden Powell Of Gilwell”, dengan julukan Barin oleh Raja George V.

Setelah berkeliling dunia termasuk mengunjungi “batavia” (sekarang jakarta) pada tanggal 3 Desember 1934, sepulangnya dari meninjau Jambore di Australia. Baden Powell beserta Lady Baden Powell menghabiskan masa-masa hidupnya di Inggris (sekitar tahun 1935-1938). Kemudian Baden Powell kembali ke tanah yang di cintainya, Afrika. Dan Baden Powell menghabiskan masa tuanya di “Nyeri, Kenya”. Beliau akhirnya, meninggal dunia pada tanggal “8 Januari 1941”.
Read more

Scouting History




This man was Robert Baden-Powell (1857-1941), a soldier, artist, actor and free-thinker. Best known for his spirited defence of the small South African township of Mafeking during the Boer War, he was propelled to further fame as the Founder of Scouting.
Inspired during the siege by the initiative shown by boys under pressure, BP realised that young people had huge potential that was often left untapped.
Already thinking of developing a training programme for young people in Britain, he was encouraged by friends to rewrite his handbook for soldiers (Aids to Scouting) for this younger audience.
The Brownsea camp
In 1907 Baden-Powell held a camp on Brownsea Island in Poole, Dorset, to try out his ideas and brought together 20 boys from a variety of backgrounds. The success of the camp spurred him on to finish what would become a classic book of the 20th century.    
Scouting for Boys was published in 1908 in six fortnightly parts at 4d a copy. What had been intended as a training aid for existing organisations became the handbook of a new Movement, which secured the royal seal of approval the following year when King Edward VII agreed to the introduction of the King’s Scout Award.
In its first census in 1910, Scouting had almost 108,000 participants; over 100,000 were young people.
Scouting for all ages
It was a global phenomenon. As numbers grew, it soon became clear that young people of all ages and in every country wanted to get involved in Scouting. Wolf Cubs came along for younger Scouts in 1916, followed four years later by Rover Scouts for an older age range.
1920 was also the year of the first World Scout Jamboree. At London’s Olympia, Scouts from across the world gathered to celebrate international unity and the growth of their great Movement.  
Branching out
Lord Baden-Powell died in 1941 but his legacy continued. Scouting became a byword for adventure, usefulness and global friendship.  
As the Movement spread across the world, Scouting continued to evolve in the United Kingdom. Following heroic work during the Second World War when Scouts acted as coast guards, couriers and stretcher bearers, members continued to show they were truly able to live their motto ‘Be prepared.’  
Forward thinking
Scouting has never stood still. New branches such as Air and Sea Scouts became increasingly popular, gaining recognition from the RAF and the Royal Navy. Scouts were on hand to help out at major events such as the Queen’s coronation, helping the crowds who camped out overnight to get a glimpse of the spectacle.
The Movement continued to grow and move with the times. Rover Scouts and Senior Scouts became Venture Scouts and the badge system was updated to reflect the wider range of activities a Scout could do. Girls were invited to join the Venture Scout section; this was introduced to other sections in the early 1990s.
In the true spirit of an inclusive organisation, younger children got to experience Scouting for the first time with the official incorporation of the Beaver Scouts in 1986. Three years later, official headgear was abolished for all sections.
Scouting for the 21st Century
At the dawn of the 21st Century, the Association again underwent reform with the launch of a new logo, uniform and training programme and the introduction of Explorer Scouts and the Scout Network by 2002.
In 2007, the Movement celebrated its centenary and the 21st World Scout Jamboree was held in the UK. Scouting hit the headlines in 2009 when TV adventurer Bear Grylls was announced as the new Chief Scout.
Read more

Pengertian Pramuka Kepramukaan dan Gerakan Pramuka

Pengertian Pramuka Kepramukaan dan Gerakan Pramuka. Terdapat perbedaan antar istilah Pramuka, Kepramukaan dan Gerakan Pramuka.

  • Pramuka adalah singkatan dari Praja Muda Karana, yang artinya orang-orang berjiwa muda dan suka berkarya. Kata berjiwa muda disini merupakan ukuran semangat untuk maju.
  • Kepramukaan adalah nama kegiatan yang ada di dalam pramuka itu sendiri, kegiatan yang dimaksudkan disini adalah kegiatan yang menarik dan mengandung pendidikan. Ada banyak sekali kegiatan yang ada di Pramuka (Akan di bahas pada Postingan berikutnya)
  • Gerakan Pramuka adalah wadah atau organisasi tempat pramuka itu berkumpul dan menyelesaikan masalah secara bersama. tingkatan organisasi ini misalnya seperi Gerakan Pramuka Kwartir Daerah, Gugus depan dan lain sebagainya (lebih rinci akan khusus di bahas pada struktur organisasi Gerakan Pramuka) 
Untuk mempermudah dalam mengingat, Bedakan saja ketiga istilah tersebut secara singkat seperti di bawah ini
  • Pramuka mengacu kepada orang nya (peserta didik, pembina, andalan dalam hal ini)
  • Kepramukaan mengacu kepada nama kegiatan (seperti jambore dsb)
  • Gerakan Pramuka mengacu kepada organisasinya (seperti Gugus Depan, dsb)
Read more

yel-yel pramuka

Lagu Pramuka

Anak Desa
Kami anak-anak yang ada di desa ini
Berjanji untuk meneruskan cita-cita bangsa
Membangun negeri tempat ku dibesarkan
Oleh ayah bundaku tercinta
Aku akan blajar menuntut ilmu yang tinggi
Sbagai bekal kelak jika aku sudah dewasa
Dengan segenap jiwa dan ragaku ini
Pada desaku aku berjanji
Sawah ladang membentang rapi
Gunung berjajar memagari
Sungai nan jernih membasuhi bumi
Ku syukuri nikmat alam ini
Kami anak-anak yang ada di desa ini
Berjanji untuk meneruskan cita-cita bangsa
Membangun negeri tempat ku dibesarkan
Pada desaku aku berbakti
Gembira brkumpul
Ayo kawan ayo kawan berkumpul
Berkumpul bersenang-senang semuanya
Jangan segan jangan segan bersama
Bersama bernyanyi bergembira
Tepuk tangan [tepuk tangan] 2X
Tepuk tangan bergembira
Skali lagi [skali lagi] 2X
Tepuk tangan kita semua bergembira


Kelana Rimba
Di tengah-tengah hutan di bawah langit biru
Tenda terpancang ditiup sang bayu
Api menjilat-jilat terangi rimba raya
Membawa kelana dalam impian
Dengarlah-dengarlah sayup-sayup
Suara nan merdu memecah malam
Jauhlah dari kampung turuti kata hati
Guna bakti pada bunda pertiwi
Belajar pada alam
Alam yang luas bebas karya tiada batas
Slalu sedia dia bagi kita semua
Alam yang indah megah slalu sedia
Memberi ajarannya pandangan luas
Mari kita sekolah di sana
agar dapat nuansa pandangan
Di sana kita kan belajar berpandangan luas

Dan untuk mendownload file-filenya bisa langsung menuju link dibawah ini :
Read more